PASAR KAWASAN


  Rabu, 10 Oktober 2018 Kegiatan Ditjenpkp

Aktifitas ekonomi di perdesaan cenderung begitu-begitu saja, tampak monoton dan miskin dinamika. Denyut perekonomian nyaris berhenti sampai pada titik ketika petani telah selesai berproduksi. Proses selanjutnya seperti pengolahan, distribusi, dan pemasaran diserahkan kepada pihak lain yang umumnya adalah para tengkulak atau para spekulan komoditas.

Sangat jarang ditemui aktifitas ekonomi lanjutan. Itulah sebabnya, skala ekonomi di perdesaan terbilang kecil bahkan nyaris tidak bisa diukur. Padahal sesungguhnya, potensi yang ada sangat besar dan mampu mengatrol skala ekonomi ke posisi yang lebih baik. Peningkatan skala ekonomi itu penting dan harus dicapai karena merupakan kunci kemajuan ekonomi di perdesaan.

Berangkat dari kondisi itulah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merasa perlu untuk menghadirkan sebuah pasar di perdesaan. Tujuannya, untuk mendorong peningkatan skala ekonomi, karena melalui pasar masyarakat desa didorong untuk tidak hanya berproduksi, tetapi juga mengolahnya, bahkan memasarkannya.

Pasar yang dihadirkan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga bukan pasar biasa, melainkan pasar yang memiliki fungsi lebih luas. Yakni, untuk mengkolaborasikan desa-desa yang saling berdekatan menjadi satu kesatuan ekonomi yang kuat. Yakni pasar yang menjadi ruang publik untuk menghubungkan kekuatan ekonomi satu desa dengan desa lainnya. Itulah sebabnya pasar ini disebut pasar kawasan perdesaan atau cukup disebut pasar kawasan.