Peresmian Bantuan Pengembangan Kawasan Perdesaan Agropolitan Sidey


  Jumat, 12 Juli 2019 Kegiatan Ditjenpkp

Manokwari, 11 Juli 2019 Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Ibu Ir. Harlina Sulistyorini, M.Si bersama dengan Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan  Drs. Luthfy Latief, M.Si  melakukan Peresmian Bantuan Pengembangan Kawasan Perdesaan Agropolitan Sidey. Beliau dalam arahannya menyampaikan Saatnya mempertebal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kampung di Bumi Papua Kabupaten Manokwari. Pembangunan dari pinggiran melalui tools kawasan perdesaan meyakinkan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat dan meningkatkan kualitas pembangunan serta pemberdayaan untuk peningkatan kapasitas masyarakat. Esensi pembangunan kawasan perdesaan adalah mendorong produksi ekonomi memiliki nilai tambah dengan memadukan sektor hulu dan hilir, memperkuat posisi tawar terhadap pasar, tidak hanya sebagai penerima harga tetapi sebagai penentu harga  serta mencegah kompetisi tidak sehat dengan menguatkan kolaborasi antar kampung.

Kita patut bangga dan menyambut dengan gembira pembangunan kawasan perdesaan Agropolitan Sidey di Distrik Sidey Kabupaten Manokwari. Kawasan dengan potensi padi, kakao dan kelapa mencakup 12 kampung; yaitu Kaironi, Sidey, Waramoi, Kassi, Saray, Sidey Baru, Sidey Makmur, Meyof I, Wariki, Wamnowi, Manggupi, dan Sidey Jaya.

Pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan dalam koridor kawasan perdesaan Agropolitan Sidey telah berjalan dengan wahana pengembangan kelembagaan berbasis komunitas dan kawasan. Dalam kelembagaan ekonomi ada tahapan agar dapat berjalan berkelanjutan, yaitu pelatihan, pendampingan dan stimulan usaha/peralatan usaha. Ini merupakan sistem kegiatan yang saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap serta perilaku masyarakat. Meningkatnya produktivitas dan daya saing masyarakat dan tersedianya sumberdaya manusia terlatih sebagai penggerak keswadayaan masyarakat. Pelatihan tentang manajemen pengelolaan kawasan perdesaan dan kewirausahaan dilakukan olel Balai Latihan Masyarakat Jayapura.

Pendampingan ada untuk meningkatkan kemampuan masyarakat kampung dalam pembangunan kawasan perdesaan yang partisipatif melalui peningkatan prakarsa, kesadaran, kapasitas dan partisipasi masyarakat. Pendampngaan dilaksanakan oleh pendamping kawasan perdesaan, kader pemberdayaan masyarakat kampung, pendamping lokal kampung, dan pendamping kampung.

Sedangkan strimulan/perlatan usaha sebagai pendukung percepatan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat kampung di  kawasan perdesaan  diberikan sesuai produk unggulannya.  Kementerian Desa PDTT melalu Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah memberikan stimulan usaha berupa 1) Pembangunan pasar kawasan perdesaan, 2) Bantuan pengembangan sarana dan prasarana Badan Usaha Milik Kampung Bersama, 3) Bantuan Rice Milling Unit (RMU), dan 4) Pembangunan jalan lingkar di kawasan perdesaan.

Pasar kawasan dan rumah pajang dibangun sebagai tempat jual beli produk unggulan kawasan perdesaan. Intervensi RMU dan dryer diberikan untuk membantu masyarakat dalam berusaha beras. Pembangunan jalan lingkar kawasan perdesaan dengan aspal hotmix panjang 650 m, lebar 4,5 m dan tebal 0,04 m dibangun untuk mempermudah aksesibilitas penduduk dan hasil produksi. Sedangkan pengembangan sarana dan prasarana BUMKampung Bersama sangat strategis dalam membangunan usaha ekonomi kampung. Kawasan ini sudah memiliki BUMKampung Bersama “Sidey Maju Bersama” yang memiliki unit-unit usaha berupa a) Pengelolaan Rice Milling Unit (RMU), b) Rumah Pajang, c) Pasar Kawasan Perdesaan, d) Usaha Pengolahan Kakao (tradisional), Susu Kedelai, dan Saos Tomat.

Dengan dibangunnya kawasan perdesaan Agropolitan Sidey diharapkan dapat mendorong laju percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kampung untuk menuju Peningkatan Usaha, Kesempatan Kerja dan Kesejahteraan.