The 13th ASEAN-China Forum on Social Development and Poverty Reduction


  Kamis, 27 Juni 2019 Kegiatan Ditjenpkp

Direktorat Jenderal PKP Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi menjadi Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Ibu Harlina Sulistyorini (Dirjen PKP), Bapak Siswa Tri Hadi (Direktur PSPKP) dan Ibu Zainah (Kasubbag Tata Usaha Sekjen Kemendesa PDTT), hadir dalam Kegiatan The 13th ASEAN-China Forum on Social Development and Poverty Reduction di Nanning China 26-28 Juni 2019 yang dihadiri oleh Para Delegasi ASEAN dan Pemerintah China.

Namun sehari sebelumnya, tanggal 25 Juni 2019  Delegasi Indonesia Bapak Siswa Trihadi menghadiri Acara Workshop on China-Japan-Korea Rural Vitalization Experiences: Implication for ASEAN Countries dengan sesi diskusi terkait Social Organization and Social Services in China –Japan-Korea Rural Communities, di agenda ini Delegasi Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan menanggapi paparan dari wakil China, Jepang dan Korea terkait bidang sosial.

Dan selanjutnya pada tanggal 26 Juni 2019 tiga Delegasi Indonesia menghadiri  agenda  utama yaitu The 13th ASEAN-China Forum on Social Development and Poverty Reduction , yang dimulai dengan Penyambutan dan dilanjutkan dengan Kata Sambutan oleh H.E. Mr.Chen Zhigan (China), H.E. Dr. OUK Rabun (Kamboja), Mr. Chen Wu (China), H.E.Mr.Noel K.Felongco (Philipina), H.E Mr.Kung Phoak (ASEAN) dan Ms.Jiang Qin (China).  Dan pada kesempatan ini Ibu Harlina Sulistyorini sebagai Delegasi Indonesia menyampaikan Paparan dengan thema “Indonesia Village Development Policy and Poverty Reduction”, sebagai point yang disampaikan adalah kontribusi Kementerian Desa PDTT  dalam mengurangi tingkat kemiskinan (poverty reduction) dengan membangun desa (village development) sesuai dengan tugas dan fungsinya yang tercantum di UU No.6 Tahun 2014. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Desa PDTT memiliki 4 Program Utama yaitu PRUKADES, BUMDES, Embung Desa dan Sarana Olahraga. Selain 4 Program Utama tersebut yang tidak kalah penting adalah Pengelolaan Dana Desa yang dari Tahun 2015 ke Tahun 2019 semakin bermanfaat penggunaannya.

Melalui kegiatan ini, Indonesia mengundang para Delegasi negara lainnya untuk berkunjung ke Indonesia dan melakukan kerjasama terkait benchmarking untuk para pelaku/aktivitis pembangunan desa terutama kepala desa dan penggiat desa.