Gus Menteri membuka Kegiatan Rapat Konsolidasi Internal Akhir Tahun Ditjen PKP Tahun 2020


  Rabu, 16 Desember 2020 Kegiatan Ditjenpkp

JAKARTA - 14/12/20 Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingal dan Transmigrasi, Bapak Abdul Halim Iskandar membuka secara resmi kegiatan Rapat Konsolidasi Internal Akhir Tahun Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2020 dengan tema "Konsolidasi Ditjen PKP Menghadapi Perubahan SOTK Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi".

Pembukaan kegiatan juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan, Harlina Sulistyorini, Kepala Balilatfo, Eko Sri Haryanto, dan Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Ditjen PKP.

Dalam arahannya, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi menyampaikan bahwa seluruh pegawai terutama ASN harus terus meningkatkan kapasitas diri agar dapat selalu bekerja secara profesional dan siap menghadapi perubahan.
"ASN harus mengedepankan dan memprioritaskan kapasitas agar dapat bekerja secara profesional dan dapat mengambil momentum yang ada" -Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Gus Menteri juga menyampaikan agar para pegawai dilingkungan Kementerian Desa PDTT dapat memahami secara detail apa itu SDGs Desa, harus mempunyai pemikiran dan visi yang sama dalam membangun desa. Apresiasi dan ucapan terimakasih atas dukungannya selama ini kepada para Pendamping Kawasan dalam mendampingi pembangunan di kawasan perdesaan melaui virtual zoom meeting.

Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan juga menyampaikan laporan kinerja Ditjen PKP yang telah dilaksanakan dalam 5 tahun terakhir, yaitu tahun 2015-2020. Dalam paparannya capaian di tahun 2015-2019 mencapai 1 (satu) kawasan yang berdaya saing, sedangkan pada RPJMN tahun 2020-2024 ditargetkan untuk menuntaskan 5 Kawasan Perdesaan yang berdaya saing.

Keberhasilan yang sudah berhasil ditingkatkan antara lain pada penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada tahun 2015 capaian diangka 68% sedangkan ditahun 2019 meningkat cukup tinggi diangka 81,2%.