Struktur Organisasi DIREKTORAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA ALAM KAWASAN PERDESAAN


  Rabu, 29 Agustus 2018 Lainnya Dpsakp

Pada tahun 2017 Struktur Organisasi Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  No 6 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan mempunyai tugas Melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang Pengembangan Sumber Daya Alam dan Kawasan Perdesaan Wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara. Maluku dan Papua.

Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara, Maluku dan Papua;
  2. Penyiapan Pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara, Maluku dan Papua;
  3. Penyiapan Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara, Maluku dan Papua;
  4. Pemberian bimbingan teknis dan Supervisi di bidang pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara, Maluku dan Papua;
  5. Pelaksanaan Evaluasi dan pelaporan di bidang pembinaan Pengelolaan pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara, Maluku dan Papua;
  6. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat Kerja Sama dan Pengembangan Kapasitas;
  7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Direktur Jenderal.
  • Selanjutnya berdasarkan struktur Organisasi Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan mempunyai 5 (lima) unit eselon III yaitu Subdirektorat Pengembangan SDA kawasan perdesaan Wilayah I (satu) Sumatera, Wilayah II (dua) Jawa dan Bali, Wilayah III (tiga) Kalimantan, Wilayah IV (empat) Sulawesi, Wilayah V (lima) Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, yang mempunyai 2 (dua) Kepala Seksi yang masing-masing mempunyai sub bagian seperti Kepala Seksi Identifikasi dan Pemetaan Potensi, Kepala Seksi Pengembangan dan Pemanfaatan Potensi. Adapun unit eselon III dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Subdirektorat Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah I

Tugas : melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan supervisi, serta monitoring dan evaluasi dibidang sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah sumatera.

 

  1. Subdirektorat Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah II

Tugas :  melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan supervisi, serta monitoring dan evaluasi dibidang sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Jawa dan Bali.

 

  1. Subdirektorat Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah III

Tugas :  melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan supervisi, serta monitoring dan evaluasi dibidang sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Kalimantan.

 

  1. Subdirektorat Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah IV.

Tugas :  melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan supervisi, serta monitoring dan evaluasi dibidang sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Sulawesi.

 

  1. Subdirektorat Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Wilayah V.

Tugas :  melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, standardisasi, bimbingan teknis dan supervisi, serta monitoring dan evaluasi dibidang sumber daya alam kawasan perdesaan wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.